A ANALISIS PENERAPAN SISTEM MANAJEMEN KESELAMATAN KESEHATAN KERJA DAN LINGKUNGAN HIDUP (SMK3LH) DI BAGIAN PRODUKSI FINAL ASSEMBLY LINE (FAL) PT. DIRGANTARA INDONESIA (Persero)

Indonesia

Penulis

  • Barliansah Beni universitas Nurtanio Bandung

Abstrak

Final Assembly Line (FAL) PT. Dirgantara Indonesia (Persero) merupakan departemen perakitan akhir pesawat terbang fixed wing. Banyak dan beragamnya pekerjaan di Final Assembly Line (FAL) mengakibatkan banyaknya potensi bahaya yang ditimbulkan. PT. Dirgantara Indonesia (Persero) telah menerapkan sebuah sistem manajemen keselamatan kesehatan kerja dan lingkungan hidup. Tetapi pada kenyataannya di lapangan, penerapan sistem manajemen keselamatan dan kesehatan kerja sulit dilakukan. Dalam memperbaiki sistem keselamatan dan kesehatan kerja digunakan metode HIRA (Hazzard Identification and Risk Assesment) untuk menilai risiko potensi bahaya kerja dan menemukan potensi bahaya kerja terbesar. Kemudian Fault Tree Analysis (FTA) digunakan untuk menganalisis tingkat risiko bahaya kerja. Hasil dari pengolahan data menggunakan metode FTA ditemukan top event yaitu pekerja tidak menggunakan APD karena tidak paham tentang K3 dan pola kebiasaan dalam melakukan pekerjaan. Rekomendasi perbaikan yang harus diterapkan yaitu melakukan training berkala dan pemberian sanksi bagi yang tidak menggunakan APD. Hasil dari analisis penelitian ini dapat diambil kesimpulan bahwa nilai risiko dan kategori bahaya kerja yang dominan di FAL adalah C 4 (E), faktor penyebab terbesar terjadinya kecelakaan kerja di FAL adalah pekerja tidak menggunakan APD.

Kata Kunci : PT. Dirgantara Indonesia (Persero), Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja, Metode HIRA, Faul Tree Analysis (FTA)

Diterbitkan

2025-06-16

Terbitan

Bagian

Articles

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama