ANALISIS DAN PENGENDALIAN PERSEDIAAN BAHAN BAKU DENGAN MENGGUNAKAN METODE ECONOMIC ORDER QUANTITY (EOQ) DAN REORDER POINT (ROP) DARI STUDI KASUS DI SKYLINE RESTO BANDUNG

https://doi.org/10.56244/indept.v14i1.1083

Authors

  • Barliansah Beni universitas Nurtanio Bandung
  • Dedi Setiawan
  • Santi -

Abstract

Penyediaan bahan baku merupakan hal penting bagi perusahaan. Pembelian bahan baku yang optimal sangat diperlukan agar persediaan bahan baku dapat tercukupi. Penyediaan bahan baku di Skyline Resto dilakukan dengan cara yang sederhana yaitu hanya berdasarkan pengalaman dan intuisi sehingga menimbulkan frekuensi dan jumlah pembelian yang beragam. Tujuan penelitian ini adalah melakukan pemilihan metode peramalan (forecasting) yang cocok pada bahan baku serta mengetahui kelayakan sistem Economic Order Quantity (EOQ) dan mengetahui kapan tepatnya perusahaan harus melakukan pemesanan kembali dengan menggunakan metode Reorder Point (ROP). Metode EOQ adalah metode yang digunakan untuk mengoptimalkan biaya dan melakukan pengendalian persediaan. Metode ROP adalah saat atau titik harus diadakan pesanan lagi sedemikian rupa sehingga kedatangan atau penerimaan material yang dipesan adalah tepat pada waktu persediaan di atas safety stock sama dengan nol. Hasil dari penelitian ini adalah metode peramalan bahan baku tenderloin, oxtail, salmon, sirloin dan iga menggunakan metode Trend Linier. Hasil perhitungan metode EOQ tenderloin sebanyak 243 kg dengan total biaya penyimpanan  Rp. 264.435 dan ROP sebanyak 48 kg. Hasil perhitungan metode EOQ oxtail sebanyak 282 kg dengan total biaya penyimpanan  Rp. 264.478 dan ROP sebanyak 81 kg. Hasil perhitungan EOQ salmon sebanyak 101 kg dengan total biaya penyimpanan Rp. 264.468 dan ROP sebanyak 21 kg. Hasil perhitungan EOQ sirloin sebanyak 74 kg dengan total biaya penyimpanan Rp. 264.446 dan ROP sebanyak 20 kg. Hasil perhitungan metode EOQ iga sebanyak 135 kg dengan total biaya penyimpanan Rp. 264.478 dan ROP sebanyak 25 kg.

 

Kata kunci: Analisis Pareto, Forecasting, Economic Order Quantity, Reorder Point

Published

20-09-2024

Issue

Section

Articles

Most read articles by the same author(s)