ANALISIS FAKTOR KECELAKAAN PESAWAT CESSNA C208B PK-NGA ABNORMAL RUNWAY CONTACT MENGGUNAKAN METODE HUMAN FACTOR ANALYSIS AND CLASSIFICATION SYSTEM ( HFACS )

https://doi.org/10.56244/indept.v14i1.1087

Authors

  • Rahmi Mudia Teknik
  • Dady Ma'mun
  • I Wayan Artha Yoga

Abstract

Pesawat Cessna C208B PK-NGA mengalami kecelakaan pada penerbangan Dekai menuju Fenteheik. Pada saat itu pesawat memasuki keypoint Fenteheik pada ketinggian 6.400 ft, lebih tinggi dari panduan rute yang direkomendasikan sekitar 6100 ft. Pilot tetap melanjutkan pendaratan, pesawat mendarat di Runway 17, laju penurunan yang tercatat saat menyentuh landasan sekitar 1.680 fpm dengan kecepatan IAS 85 knot. Pesawat mengalami dua kali pantulan sebelum roda depan patah. Metode Human Factor Analysis and Classification System (HFACS), yang mengkategorikan faktor penyebab kecelakaan dalam empat faktor. Hasil analisis menunjukkan bahwa kesalahan pengambilan keputusan (decision errors) dalam kategori unsafe acts merupakan faktor utama penyebab kecelakaan, dengan diikuti oleh beberapa faktor lainnya seperti perceptual eror, environment factor, conditions of operator, personel factor dan skill based error. Rekomendasi dari penelitian ini menyarankan untuk merevisi Operation Manual (OM) apabila terdapat kejadian yang serupa dan melakukan pelatihan terhadap pilot guna meningkatkan profesionalitasnya dalam menjalankan operasinya.

Kata Kunci: Kecelakaan Pesawat, Penerbangan Papua, Cessna C208B

Published

20-09-2024

Issue

Section

Articles