The Effect Of Push, Pull, And Mooring On The Switching Intention Of Pertamina Consumers To Shell
Pengaruh Push, Pull, Dan Mooring Pada Switching Intention Konsumen Pertamina Ke Shell
DOI:
https://doi.org/10.56244/sosiera.v4i1.929Keywords:
switching intention, mooring effect, push effectAbstract
Kasus pengoplosan BBM menjadi perbincangan yang sangat ramai di Indonesia pada awal tahun 2025. Banyak masyarakat yang membahas mengenai kasus ini karena rasa kekecewaan mereka terhadap produk dan layanan yang mereka gunakan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peranan Push, Pull, dan Mooring Effect pada Switching Intention pada konsumen BBM Pertamina ke Shell. Metode dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis kausal. Prosedur pengambilan sampel menggunakan Non-Probability Sampling. Pengolahan data menggunakan regresi linear berganda dengan SPSS29 software. Data diperoleh melalui penyebaran kuesioner kepada 130 konsumen BBM Pertamina yang memiliki niat beralih ke Shell. Hasil penelitian merepresentasikan bahwa Push dan Pull Effect berpengaruh signifikan pada Switching Intention. Sementara Mooring Effect tidak berpengaruh signifikan. Artinya, konsumen cenderung berpindah dari Pertamina ke Shell karena terdapat hal-hal yang membuat konsumen tertarik seperti keunggulan dari Shell, serta terdapat beberapa hal yang membuat konsumen kurang puas dengan Pertamina seperti kurangnya kepuasan terhadap produk dan layanan. Mooring effect seperti biaya peralihan dan pengalaman masa lalu tidak cukup kuat untuk menahan konsumen dalam melakukan peralihan.
Downloads




