GAYA KEPEMIMPINAN DAN KINERJA KARYAWAN
DOI:
https://doi.org/10.56244/manners.v5i1.459Abstract
ABSTRAK
Artikel ini bertujuan untuk memberikan alternatif bagi para pemimpin dalam memilih gaya
kepemimpinan yang tepat agar kinerja karyawan-nya baik. Melalui studi kepustakaan, beberapa gaya
kepemimpinan yang dianalisis secara deskriptif adalah kepemimpinan: autokratik, demokratik,
partisipatif, transformasional dan transaksional. Hasilnya, setiap gaya kepemimpinan tidak sama
pengaruhnya terhadap kinerja karyawan. Kepemimpinan autokratik lebih cocok diterapkan ketika
situasinya menunjukkan bahwa karyawan tidak patuh dan atau kurang mengerti aturan, tidak mengerti
perteraan tugasnya, dan pada organisasi yang kecil. Kepemimpinan demokratik lebih cocok diterapkan
pada situasi di mana diperlukan kreativitas dan inovasi dari karyawan dalam penyelesaian masalah
melalui pertemuan antar departemen. Sedangkan kepemimpinan laizes faire atau partisipatif lebih cocok
diterapkan dalam situasi di mana organisasi memiliki karyawan-karyawan yang pandai, kreatif dan
inovatif. Kepemimpinan transformasional lebih cocok diterapkan pada situasi di mana karyawan-nya dan
organisasi mengharapkan perubahan-perubahan yang telah mereka sepakati. Sementara itu kepemimpinan
transaksional lebih cocok diterapkan pada situasi organisasi yang fokus berorientasi pada tujuan sehingga
sistem reward dan punishment sebagai strategi andalannya.
Kata Kunci: Gaya Kepemimpinan, Kinerja Karyawan.

