ANALISIS PENGENDALIAN KUALITAS PRODUK DENGAN METODE ROOT CAUSE ANALYSIS (RCA) (Studi Kasus: Gravier Lighted Panel Circuit Breaker L Pesawat NC212i Di PT Dirgantara Indonesia)
Indonesia
Abstract
ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk menentukan faktor apa saja yang menyebabkan cacat produk, bagaimana pengaruh kecacatan produk terhadap biaya produksi, dan bagaimana langkah perbaikan yang tepat agar cacat produk tidak terulang lagi. Metode analisa yang digunakan adalah Root Cause Analysis (RCA) dengan menggunakan fishbone diagram dan 5W + 1H sebagai alat untuk analisis akar masalah serta usulan perbaikan. Hasil dari penelitian ini: kecacatan terbagi menjadi 5 kategori, yaitu cat tidak standar, grafir terlalu dalam, panel bending, panel tergores, dan salah grafir. Dengan penyebab paling dominan terjadinya defect adalah “cat tidak standar” yaitu sebanyak 43%. Penyebab defect “cat tidak standar” berasal dari 4 faktor, yaitu manusia (man), lingkungan (environment), metode (method), dan material (materials). Kecacatan produk berpengaruh terhadap peningkatan biaya produksi sebanyak $9.338,34 atau Rp139.538.612,37 dengan rata-rata $2,334.59 atau Rp34.884.727,80 per tahun. Usulan perbaikan telah direkomendasikan dengan menggunakan metode 5W+1H dengan mempertimbangkan penyebab terjadinya defect “cat tidak standar” meliputi apa yang harus dilakukan, mengapa hal tersebut perlu dilakukan, dimana, kapan, siapa yang terlibat, dan bagaimana pelaksanaannya.



