Analisis Buckling Upper Surface Skin UAV LSU-05 Menggunakan Software Patran/Nastran Dengan Perbandingan Material Komposit Woven Varbon Fibre Dan Unidirectional Carbon Fibre

Authors

  • lies banowati Universitas Nurtanio
  • Moch dady mamun Universitas Nurtanio
  • dimas mahardika Universitas Nurtanio

DOI:

https://doi.org/10.56244/formateks.v1i1.484

Keywords:

UAV, Buckling, Buckling factor dan Metode Schrenk.

Abstract

Studi mengenai analisa buckling pada pesawat tanpa awak LSU 05 yaitu pesawat
LAPAN Surveilance UAV generasi kelima sudah dilakukan analisa dengan metode elemen
hinggan (FEM) menggunakan software Patran/Nastran. Pada studi ini penentuan aircraft load
dari pesawat UAV LSU-05 didapat dari perkalian MTOW pesawat dengan Load Factor sebesar
3.8 dan didistribusikan pada tiap-tiap nodal lower surface menggunakan metode Schrenk.
Metode Schrenk ini adalah sebuah metode perhitungan pendekatan (aproksimasi) yang
digunakan untuk menghitung distribusi lift sepanjang span, selanjutnya distribusi lift tersebut
digunakan untuk menghitung analisa buckling yang dilakukan untuk mengetahui kekuatan skin
struktur sayap pesawat UAV LSU-05 dengan parameter buckling factor. Material yang digunakan
material komposit woven carbon fibre dan unidirectional carbon fibre dengan ketebalan 8 layer.
Pembebanan yang digunakan adalah beban gaya angkat dengan metode schrenk dan kondisi batas
fix pada bagian sambungan wing root. Hasil perhitungan Patran/Nastran menunjukan bahwa analisa
arah serat 0°/90° ketebalan 14 layer material unidirectional carbon fibre mempunyai nilai buckling
factor terbesar. Sedangkan arah serat 0°/±45º ketebalan 8 layer memiliki nilai buckling terkecil.
Kata kunci : UAV, komposit, Buckling factor dan Metode Schrenk.

Downloads

Published

2022-06-10