STUDI KASUS MALFUNCTION ENGINE ANTI-ICE PADA HELIKOPTER ROBINSON R66

https://doi.org/10.56244/indept.v14i1.1093

Authors

  • Aprizal Nahla Universitas Nurtanio Bandung
  • Boby Darusman

Abstract

Pada Helicopter Robinson R66 terdapat suatu system yang disebut system anti-ice yang berfungsi untuk mencegah terbentuknya es pada bagian depan engine (intake), khususnya saat terbang di lingkungan dengan suhu rendah dan kelembaban tinggi. System ini bekerja dengan mengalirkan udara panas dari compressor melalui solenoid valve yang dikendalikan secara elektrik. Kelancaran system anti-ice sangat berpengaruh terhadap performa engine dan keselamatan penerbangan. Pada helikopter Robinson R66 PK-VPZ, ditemukan gejala indikator anti-ice terus menyala meskipun switch dalam posisi off. Dari hasil inspeksi yang dilakukan mengacu pada RR300 Aircraft Maintenance Manual Task 75-11-10-200-801, diketahui terjadi kerusakan pada solenoid valve, yaitu resistance coil rendah di bawah standar 20 ohm menurut RR300 Operation Maintenance Manual Section 76-11-00) dan permukaan valve seat yang aus (seats worn). Sesuai RR300 Aircraft Maintenance Manual Task 75-11-10-220-001, kerusakan ini termasuk kategori not repairable dan komponen harus diganti. Solenoid valve dilepas dari engine mengikuti prosedur Aircraft Maintenance Manual Task 75-11-15-000-801, dan dikirim ke overhaul facility,dan dilakukan penggantian coil, valve seat, dan O-ring, serta pengujian resistansi, fungsi buka-tutup, dan kebocoran. Setelah dinyatakan serviceable, komponen dipasang kembali mengikuti Aircraft Maintenance Manual Task 75-11-15-400-801, dan diuji mengikuti prosedur Aircraft Maintenance Manual Task 75-11-10-700-801, dengan hasil system kembali berfungsi normal.

Kata kunci : Anti-ice, Solenoid Valve, Coil Resistance Low, Seats Worn.

 

Published

20-09-2024

Issue

Section

Articles